Visi Riau | Visi Riau Madani

UMK Kota Pekanbaru Naik 8,7%

105

visiriauPekanbaru – Kabar baik untuk para pekerja di Kota Pekanbaru. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru mengusulkan besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2018, yakni sebesar Rp2.557.486 atau meningkat 8% dibanding UMK tahun ini sebesar Rp 2.353.570. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker), Johny Sarikoen MT di Pekanbaru, Selasa 14 November 2017.

“Untuk besarannya sesuai formulasi naik 8,74 persen menjadi Rp2.557.486,” ungkap Johny.

Johny turut menyampaikan bahwa Walikota Pekanbaru sudah mengetahui besaran UMK yang telah diajukan ke Dewan Pengupahan Provinsi Riau. Menurutnya sesuai alur, rekomendasi ini dari dewan pengupahan ini akan diserahkan langsung ke Gubernur Riau untuk disahkan.

“Sekarang rekom dari kita dan pak Wali sudah di pengupahan Provinsi, untuk diteruskan ke Gubernur,” ungkap Johny, seperti dilansir dari portal berita Pemko Pekanbaru.

Johny juga berharap agar besaran angka UMK dapat secepatnya disetujui Gubernur Riau pada 21 November mendatang, sehingga pihaknya bisa langsung mensosialisasikan besaran hak karyawan di Kota Pekanbaru.

“Mudah-mudahan sesuai ketentuan, 21 November bisa diputuskan Gubernur,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa angka UMK tersebut dihitung melalui formulasi angka UMK yang akan datang sama dengan UMK sekarang ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi Nasional.

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.