Visi Riau | Visi Riau Madani

Setnov Bikin Surat Berlogo DPR Menolak Panggilan KPK

128

visiriauJakarta – Ketua DPR Setya Novanto dinilai selalu punya cara untuk menghindari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Panggilan tersebut terkait peningkatatan status saksi menjadi tersangka pada kasus E-KTP yang melibatkan Direktur Utama PT. Quadra Solution, Senin 6 November 2017.

Bahkan seperti yang dilansir dari portal berita pos kota, kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, memerintahkan membuat surat yang menyebutkan dia tidak bisa datang ke KPK di atas kop surat berlogo DPR. “Dalam hal ini semua dilakukan oleh Pak Setnov sendiri bukan saya,” katanya.

Frederich sendiri mengaku tidak berwenang atas internal organisasi DPR karena dirinya bukan advokat yang disewa oleh lembaga DPR. Sebagai advokat, Fredrich mengatakan hanya akan memberikan saran pendapat hukum (legal opinion) saja terhadap klien.

Novanto menolak menghadiri pemeriksaan KPK dengan alasan serupa, yakni lembaga ini belum mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo untuk memeriksanya. Ia berdalih ada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 76/PUU-XII/2014 soal uji materi Undang-Undang Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.‎

Sebelumnya, Setya Novanto juga tidak menghadiri panggilan KPK dengan alasan sakit dan mendapatkan perawatan inap serius.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.