Visi Riau | Visi Riau Madani

Jonru Ajukan Prapradilan

111

visiriauJakarta – Jonru meminta status tersangkanya digugurkan dalam kasus postingan ujaran kebencian mengandung unsur SARA. Jonru menyebut status tersangka, proses penyidikan dan penahanannya oleh polisi tidak sah karena tidak sesuai prosedur.

Jonru menggugat agar status tersangkanya digugurkan Polda Metro Jaya dan Kajati DKI. Salah satu alasan gugatan praperadilan dilayangkan karena proses penetapan tersangka tidak melalui proses gelar perkara khusus.

Ketua tim kuasa hukum Jonru, Djudju Purwantoro, mengatakan awalnya Jonru diperiksa sejak Kamis 28 September sekitar pukul 16.00 WIB, tetapi keesokan harinya pada Jumat 29 September sekitar pukul 02.00 Jonru langsung dinyatakan sebagai tersangka.

“Pemohon dinyatakan sebagai tersangka tanpa melalui gelar perkara khusus sebagaimana dimaksud dalam peraturan Kepala Kepolisian nomor 14 tahun 2012 pasal 15,” kata Djudju di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2017).

Dalam dalil permohonannya, penyidik Polri dianggap tidak memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menjadikan Jonru sebagai tersangka. Sebab pemohon hanya diperiksa selama 10 jam lalu telah dinyatakan tersangka.

“Selama proses pemeriksaan terhadap pemohon yang hanya berlangsung kurang dari 10 jam tersebut, atas dasar hukum apa termohon I (kepolisian) menetapkan pemohon sebagai tersangka, tentunya penetapan tersangka kepada diri pemohon sangatlah prematur dan dipaksakan,” kata Djudju.

sumber: berita detik

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.