Visi Riau | Visi Riau Madani

Amazon Jual Tekhnologi Pengenal Wajah Kepada Militer AS

239

visiriau.comInternasional –  Amazon menjual teknologi pengenalan wajahnya kepada agen yang terikat dengan lembaga penegak hukum AS, seperti dilansir dari laporan terbaru ‘Intercept.’

Seperti diketahui, Amazon berkembang pesat dari bisnis e-commerce ke layanan keamanan pertahanan. Saat ini Amazon menawarkan sejumlah layanan pembelajaran mesin ke Pentagon dan lembaga kepolisian di seluruh Amerika Serikat. Korporasi yang saat ini mengelola solusi komputasi awan utama untuk badan-badan intelijen AS, juga menawarkan kontrak senilai US $ 10 miliar untuk menyediakan solusi cloud serupa kepada Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Bocoran yang diterima ‘The Intercept’ mengungkapkan bahwa Amazon menyediakan “beberapa beban kerja” pada proyek Proyek Maven yang kontroversial yang diluncurkan oleh Departemen Pertahanan tahun lalu.

Proyek ini adalah inisiatif pertama Pentagon untuk mengintegrasikan teknologi pembelajaran mesin yang dikembangkan oleh Silicon Valley ke dalam kemampuan militer. Inisiatif ini menerapkan Artificial Intelligence, untuk membantu para analis mengidentifikasi gambar yang diambil oleh drone di medan perang dan secara otomatis mengkategorikan orang, bangunan, dan tempat.

Teresa Carlson, wakil presiden sektor publik Amazon Web Services di seluruh dunia, mengatakan kepada Intercept bahwa Amazon didedikasikan untuk menyediakan layanan kepada pelanggannya.

“Kami belum menarik garis di sana. Kami dengan gigih mendukung komunitas penegak hukum, pertahanan, dan intelijen kami.” jelas Carlson.

Tanpa memberikan banyak rincian tentang sumber hukum, dia juga mengatakan Amazon dapat merebut kembali teknologinya jika digunakan secara ilegal di bawah “hak penggunaan etis”. (rst/telesur)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.