Visi Riau | Visi Riau Madani

Pemko Pekanbaru Himbau Perpanjang Reklame Berkala

104

visiriauPekanbaru – Pekanbaru dipenuhi ratusan tiang papan reklame yang diduga sudah habis masa izin berlakunya. Data tersebut diperoleh dari website pemko Pekanbaru, melalui keterangan pers Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Pekanbaru, Drs Azharisman Rozie Msi.

Sepanjang pengamatan kami, ratusan tiang reklame tampak massif di jalan-jalan protokol, seperti dikawasan Ahmad Yani dan Sudirman. Jumlah ini sesuai dengan data yang diberikan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, sesuai dengan pernyataan Kepala Seksi Reklame, Helda Syamsir.

“Ada ratusan reklame yang terpasang di sudut Kota Pekanbaru. Jumlah ini kita dapatkan dari data yang diberikan DPMPTSP. Sebab mereka yang mengeluarkan izinnya. Sementara kita hanya meminta tagihan pajak reklamenya,” ungkap Helda Syamsir.

Syamsir menerangkan, untuk pembayaran pajak reklame atau baliho memiliki tiga kelas sesuai dengan perwako nomor 12 tahun 2011 yang sudah ditetapkan.”Jadi harga per kelas untuk permeternya berbeda-beda harganya. Untuk kelas 1 permeternya Rp 7500, kelas II Rp  6500 dan kelas III Rp 5000. Sehingga pemasangan reklame dan baliho itu tergantung bagi pemilik reklame di kelas mana yang diinginkan,” ujar Syamsir. Pembagian kelas-kelas dalam perizinan reklame terkait tata letak reklame berdasarkan tingkatan jalan jalan utama di Kota Pekanbaru, seperti jalan kelas 1 yakni jalan protokol.

“Jadi pelaku usaha reklame bisa memilih di kelas mana untuk memasang reklame atau baliho tersebut. Selain itu, pemasang reklame ini diminta juga supaya mengikuti aturan yang berlaku,” ungkap Syamsir.

Hal yang menjadi masalah menurut Syamsir adalah adanya pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan yang berlaku, seperti memperpanjang izin reklame. Seperti diketahui, pajak perizinan reklame harus dibayarkan secara berkala, yakni per tiga bulan sekali.

“Jangka waktu tayang reklame selama tiga bulan. Makanya setelah tiga bulan, pemasang reklame wajib melakukan perpanjangan lagi jika ingin memasang reklame di tempat semula,” ujar Syamsir.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.